Tips Kesehatan : Pertolongan Pertama Pada Korban Tenggelam

Tips Kesehatan : Pertolongan Pertama Pada Korban Tenggelam

Apa itu tenggelam?

                 Marinabet365.com – Orang akan tenggelam ketika mereka mengghirup terlalu banyak air ke dalam paru-paru mereka. Anda bahkan dapat tenggelam dalam air setinggi 3 atau 5 cm. Bayi bisa tenggelam di dalam wastafel atau bak mandi. Anak-anak usia prasekolah memiliki kemungkinan untuk tenggelam di kolam renang. Orang yang memiliki gangguan kejang juga berisiko tenggelam di dalam air. Tenggelam dapat terjadi dengan cepat dan diam-diam.

Apa saja tanda dan gejalanya?

Gejala dari tenggelam adalah ketika korban tidak mengepak-ngepakan kaki di dalam air. Saat korban tenggelam, ia cenderung tidak bergerak sehingga orang lain terkadang tidak sadar bahwa si korban tenggelam. Korban cenderung muncul ke permukaan air dalam keadaan kaku atau ditemukan tidak responsif sambil mengambang di atas air, atau tenggelam di dasar air.

Korban tenggelam sering terlihat seperti mengambang dengan kepala terangguk-angguk dan mulut terbuka lebar. Mereka biasanya masih bisa bernapas tapi dangkal. Mata korban cenderung terbuka lebar dan menahan rasa panik. Jika ada upaya untuk renang, biasanya lemah dan tidak terkoordinasi

Tips Kesehatan : Pertolongan Pertama Pada Korban Tenggelam

  • Cara menangani

Apa yang harus saya lakukan?

Berilah napas buatan dari mulut ke mulut sesegera mungkin. Pemberian napas buatan ini harus dilakukan secepatnya, baik di perahu, di pelampung, atau di bagian air yang dangkal. Cara ini harus dilanjutkan sampai korban dibawa ke fasilitas medis, terutama jika korban adalah anak-anak, karena anak-anak membutuhkan waktu lama untuk pulih terutama jika tenggelam di air dingin.

Jika ada kemungkinan cedera leher misalnya jika si korban kecelakaan saat diving, pastikan leher tidak membungkuk atau memutar. Jika korban masih di dalam air, bantu ia agar tetap mengapung di permukaan air sampai penyangga leher dipasangkan atau sampai beberapa orang dapat mengangkatnya dari air dan menahan kepalanya.

Muntah sering terjadi karena perut biasanya kemasukan air saat korban tenggelam. Jika korban muntah, cepat miringkan badannya, atau hadapkan ia ke bawah, dan cegah supaya air tidak memasuki paru-paru. Paru-paru biasanya tidak kemasukan air karena terlindungi oleh spasme pita suara. Hindari tekanan pada perut selama Anda berusaha menyadarkan korban karena ini bisa memicu muntah.

Kapan saya harus ke dokter?

Segera hubungi nomor gawat darurat atau larikan ke rumah sakit setiap ada kejadian tenggelam.

  • Pencegahan

Jangan pernah meninggalkan anak yang berusia kurang dari 3 tahun tanpa pengawasan saat mereka berada di bak mandi atau kolam rendam. Balita bisa tenggelam bahkan dalam air sedalam 3 cm.

Jangan pernah meninggalkan anak tanpa pengawasan saat berada dekat ember besar terutama yang ada isinya. Jika mereka mengintip ke dalam, ada kemungkinan mereka jatuh dan tenggelam karena ember mudah terbalik. Jangan pernah meninggalkan anak-anak yang tidak bisa berenang dengan baik tanpa pengawasan.

Jangan pernah meninggalkan anak-anak tanpa pengawasan saat mereka berada dekat spa atau kolam air panas. Risikonya termasuk terjebak di aliran uap panas dan terkena air panas, bukan lagi hanya tenggelam.

Cobalah untuk mengajari anak Anda berenang sebelum usia 8 tahun. Beri tahu anak-anak untuk memeriksa kedalaman air sebelum masuk atau melompat ke kolam. Beri tahu mereka juga untuk tidak melompat ke kolam jika kolam tersebut dangkal.

Ajari anak Anda untuk tidak menahan napas terlalu lama saat berada di bawah air. Ini dapat menyebabkan pingsan di bawah air.

Biasakan berenang bersama teman, jangan berenang sendirian.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *