5 Kutukan Dalam Persepakbolaan Dunia

5 Kutukan Dalam Persepakbolaan Dunia

Mejasakong  –   Sepak bola selalu menyajikan pertandingan yang menarik baik di level lokal, nasional hingga internasional. Tidak hanya memperlihatkan permainan apik, gol-gol yang tercipta, insiden kekerasan yang terjadi di dalam lapangan sampai pertengkaran antar pemain atau suporter.

Tetapi sepak bola juga memiliki “kutukan” yang diperuntukkan bagi individu pemain maupun klub. Percaya atau tidak, anomali dunia sepak bola memang ada dan akan menghantui kehidupan sebuah tim atau pemain.

-MU VS Cuneyt Cakir

Ketika bertanding di level Benua Biru, klub berjuluk setan merah sangat anti apabila dipimpin oleh wasit asal Turki bernama Cuneyt Cakir. Setiap kali Cakir memimpin laga, MU selalu kalah.

Beberapa kutukan yang diawali MU, di antaranya bertemu dengan Real Madrid dalam leg 2 liga champions Maret 2013, kala itu pemain MU, Luis Nani diganjar kartu merah. Hal ini mengakibatkan MU gagal melaju ke babak selanjutnya.

Bertemu klub spanyol, Athletico madrid tahun 2011/2012 yang mana pada akhirnya MU harus kalah dengan skor 1-2. MU vs Benfica, dalam penyisipan grup liga champions tahun 2011/2012, MU kembali menelan pil pahit. MU harus rela berbagi poin (2-2).

-Kutukan Ballon D’or

Ballon d’Or adalah penghragaan bagi pemain yang mampu membawa prestasi baik untuk tim maupun individunya sendiri. Namun, mereka yang pernah merasakan penghargaan tersebut, seperti Lionel Messi, Christiano Ronaldi, Michael Owen dan Ronaldinho tidak akan pernah mampu menjuarai piala dunia.

Sebaliknya, jika mereka mampu menghantarkan timnya juara piala dunia, maka jangan harap penghargaan Ballon d’Or mampu diraih.

Kutukan Gettman.

Bella Gettman adalah pelatih Benfica tahun 1961-1963. Dialah pelatih yang mampu mengantarkan Benfica meraih juara liga champions sebanyak dua kali. Suatu saat, Gettman menemui bos besar klub asal Spanyol tersebut, dirinya ingin agar gajinya dinaikkan, namun pemilik klub menolak permintaan Gettman.

Sejak saat itu, Gettman mengeluarkan kata-kata berupa: “Benfica tidak akan pernah juara liga eropa selama 100 tahun”. Meskipun pemilik klub telah membuat patung Bella Gettman namun kutukan tersebut tidak bisa hilang sampai saat ini.

Gol Aaron Ramsey di Laga Penting.

Setiap kali Aaron Ramsey mencetak gol, pasti ada tokoh atau artis top dunia yang meninggal dunia diantarnya, pemimpin Al Qaedah, Osama Bin Laden meninggal usai Ramsey mencetak gol ke gawang Manchester United pada bulan Mei 2011, Steve Jobs pakar teknologi meninggal seusai Ramsey mencetak gol ke gawang Tottenham Hotspur dalam derby London.

Paul Walker meninggal pada tangga 30 November 2013 persis ketika Ramsey mencetak gol ke gawang Cardiff City. Perlu diingat, anomali meninggalnya para aktor maupun tokoh penting dunia dan gol yang diciptakan pemain berkebangsaan Wales ini, ketika Arsenal (klubnya) sedang menghadapi partai besar atau penting.

Zlatan Ibrahimovic dan trofi Liga Champions.

Di balik kepiawaiannya mengocak si kulit bundar dan banyaknya prestasi yang sudah diraih oleh pemain asal Swedia, Zlatan Ibrahimovic di beberapa klub elit eropa. Ibra – sapaan akrabnya, tidak pernah berhasil mengangkat Trofi Liga Champions sejak ia membela Ajax Amsterdam (2001-2005), Juventus (2006-2007), Inter Milan (2007-2009), FC.Barcelona (2009-2010), AC Milan (2010-2012), Paris Saint Germain (2012-2014) dan terakhir Manchester United (2014-sekarang).

Banyak pecinta bola dan pengamat bola mengatakan Ibra seakan mendapat “kutukan” karena tidak mampu membawa pulang trofi Liga Champions.

Jika ditanya apa penyebabnya? Semua orang bahkan analis atau pengamat sepak bola tidak akan pernah tahu (mungkin hanya memprediksi saja) mengapa Ibra belum pernah merengkuh trofi “Si Kuping Lebar”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *